BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam merilis prakiraan cuaca Batam hari ini 15 Mei 2026 yang berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan sedang yang dapat disertai petir.
Cuaca Batam pada pagi hari diperkirakan didominasi kondisi berawan dengan suhu udara relatif hangat. Namun, memasuki siang hingga sore hari, pertumbuhan awan konvektif diprediksi meningkat dan memicu hujan di sejumlah kawasan, termasuk wilayah perkotaan Batam, Batuaji, Sekupang, Nongsa, hingga kawasan pesisir.
BMKG Hang Nadim menjelaskan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Kepulauan Riau cukup mendukung terbentuknya awan hujan. Tingginya kelembapan udara serta suhu permukaan yang hangat menjadi faktor utama munculnya potensi hujan disertai kilat atau petir dalam durasi singkat.
Dalam prakiraan cuaca harian yang dikeluarkan BMKG, suhu udara di Batam diperkirakan berada pada kisaran 25 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai lebih dari 90 persen pada waktu tertentu. Sementara arah angin umumnya bertiup dari tenggara hingga selatan dengan kecepatan ringan hingga sedang.
“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang dan sore hari,” kata prakirawan BMKG Bandara Hang Nadm Batam Suratman dalam keterangannya, Jumat (15/5).
Selain potensi hujan dan petir di Batam, BMKG juga mengingatkan kemungkinan terjadinya genangan air di beberapa titik jalan yang rawan saat intensitas hujan meningkat. Pengendara diminta lebih berhati-hati, khususnya pada jam sibuk sore hari ketika jarak pandang dapat menurun akibat hujan deras.
Di sektor penerbangan, kondisi cuaca di Bandara Hang Nadim secara umum masih terpantau aman. Jarak pandang dilaporkan berada di atas 10 kilometer dengan kondisi angin relatif stabil. Meski demikian, BMKG tetap melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca di sekitar area bandara mengingat potensi terbentuknya awan hujan lokal.
Aktivitas penerbangan disebut masih berjalan normal, namun maskapai dan otoritas bandara tetap diminta memperhatikan informasi meteorologi terbaru guna mengantisipasi kemungkinan perubahan cuaca mendadak yang dapat memengaruhi jadwal keberangkatan maupun pendaratan pesawat.
Tidak hanya sektor udara, BMKG Hang Nadim juga memberikan perhatian terhadap aktivitas pelayaran dan nelayan di perairan sekitar Batam, Bintan, dan Karimun. Meskipun tinggi gelombang masih dalam kategori relatif aman, hujan petir dan perubahan arah angin secara tiba-tiba berpotensi mengganggu aktivitas laut, terutama bagi kapal kecil dan nelayan tradisional.
Sejumlah warga Batam mengaku mulai merasakan perubahan cuaca sejak beberapa hari terakhir dengan kondisi udara yang lebih lembap dan panas pada pagi hingga siang hari sebelum akhirnya turun hujan pada sore menjelang malam. Kondisi tersebut umum terjadi pada masa peralihan cuaca di wilayah Kepulauan Riau. BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi melalui kanal informasi BMKG serta tetap menyiapkan perlengkapan hujan saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon atau dekat tiang listrik ketika terjadi hujan disertai petir demi menjaga keselamatan.
Potensi hujan diperkirakan masih terjadi di Batam dalam beberapa hari ke depan, masyarakat Batam diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem skala lokal yang dapat muncul sewaktu-waktu. (H-4)