loading…
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Foto/SindoNews
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok 2024, timbulan sampah harian mencapai rata-rata 1.100 ton per hari, dengan sekitar 70% merupakan sampah organik rumah tangga.
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengatakan, sebagai salah satu kota penyangga Jakarta di wilayah Jabodetabek, Depok mengalami pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat. Perkembangan ini mendorong peningkatan aktivitas domestik dan konsumsi masyarakat, yang secara langsung berdampak pada meningkatnya jumlah timbulan sampah setiap hari.
Baca juga: Pemkot Depok Bangun Flyover di Simpang Juanda-Margonda Tahun Depan, Anggaran Rp250 Miliar
Kondisi ini semakin membebani Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Cipayung, satu-satunya TPA aktif di Kota Depok yang kini telah mengalami kelebihan kapasitas. Selain faktor demografis dan ekonomi, rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah dari sumbernya turut memperburuk situasi ini.